Bawang Hitam Serbuk Sebagai Alternatif Herbal untuk Penurunan Kolesterol pada Pengolahan Makanan

Authors

  • Nuniek Herdyastuti Jurusan Kimia, Universitas Negeri Surabaya, Jl. Kampus Ketintang, Kota Surabaya, Indonesia
  • I Gusti Made Sanjaya Jurusan Kimia, Universitas Negeri Surabaya, Jl. Kampus Ketintang, Kota Surabaya, Indonesia
  • Nita Kusumawati Jurusan Kimia, Universitas Negeri Surabaya, Jl. Kampus Ketintang, Kota Surabaya, Indonesia

Keywords:

bawang hitam, kolesterol, daging sapi, telur ayam

Abstract

Bawang hitam (black garlic) merupakan bawang putih segar yang telah mengalami proses fermentasi pada kondisi suhu ±60-70 oC selama 15 hari. Adanya senyawa bioaktif Allicin diduga dapat berperan pada penurunan kadar kolesterol. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui konsentrasi optimum bawang hitam serbuk yang ditambahkan pada makanan sebagai sumber kolesterol dan sering dikonsumsi oleh masyarakat. Metode yang dipergunakan adalah melakukan maserasi serbuk bawang hitam pada daging sapi berlemak dan telur ayam dengan variasi konsentrasi. Kadar kolesterol ditentukan berdasarkan kurva standar kolesterol yang diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 625 nm. Hasil yang diperoleh menunjukkan semakin besar konsentrasi bawang hitam yang ditambahkan maka kadar kolesterol semakin berkurang. Pada penambahan 15 g bawang hitam menunjukkan penurunan kolesterol sekitar 29% pada daging sapi dan 19,5 % pada telur ayam. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa bawang hitam dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan kadar kolesterol pada pengolahan makanan

Downloads

Published

2023-02-13