Penambahan Mikroenkapsulasi Ekstrak Buah Parijoto-Lactobacillus plantarum Pada Ransum Terhadap Konsumsi Kalsium Dan Ukuran Tulang Tibia Broiler Dengan Kepadatan Tinggi

Penulis

  • Faisal Sepani Program Studi S1 Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
  • Lilik Krismiyanto Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
  • Vitus Dwi Yunianto Departemen Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang

Abstrak

Peningkatan konsumsi daging ayam broiler nasional sebesar 5,4% pada 2023–2024 (BPS, 2024) mendorong industri perunggasan menerapkan kepadatan pemeliharaan tinggi untuk meningkatkan efisiensi ruang dan produktivitas. Namun, kepadatan tinggi terbukti menurunkan performa melalui peningkatan stres oksidatif, gangguan mikroflora usus, penurunan konsumsi ransum, dan hambatan pertumbuhan tulang. Upaya perbaikan dapat dilakukan melalui manipulasi ransum menggunakan bahan alami kaya antioksidan seperti buah parijoto (Medinilla speciosa), yang mengandung flavonoid, antosianin, tanin, dan saponin dengan total flavonoid mencapai 76,48–81,60 mg QE/g. Selain itu, probiotik Lactobacillus plantarum memiliki kemampuan meningkatkan keseimbangan mikroflora, memperkuat sistem imun, dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan seperti SOD dan GSH-Px sehingga efektif menekan stres oksidatif pada ayam broiler. Teknologi mikroenkapsulasi diperlukan untuk melindungi senyawa bioaktif dan probiotik dari degradasi selama proses pencernaan sehingga ketersediaannya di usus tetap optimal. Maltodekstrin sebagai bahan pelapis dan metode freeze drying terbukti menghasilkan produk berkualitas dengan kadar air rendah serta viabilitas probiotik tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh suplementasi mikroenkapsulasi ekstrak buah parijoto–Lactobacillus plantarum (MEBP-Lp) terhadap konsumsi kalsium dan pertumbuhan tulang tibia ayam broiler pada kepadatan tinggi. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat dalam menyediakan alternatif bahan aditif alami yang efektif menekan dampak stres oksidatif, memperbaiki penyerapan mineral, serta mendukung kesehatan tulang dan performa produksi ayam broiler.

Diterbitkan

2026-01-06