Systematic Literature Review: Integrasi Problem-Based Learning (PBL) Berbasis STEM dengan Media Digital Interaktif untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Ekologi
Kata Kunci:
Media digital, PBL-STEM, ekosistem, pemecahan masalahAbstrak
Teknologi digital yang terus berkembang berkontribusi secara nyata pada pendidikan, khususnya dalam kegiatan belajar biologi. Model Problem-Based Learning (PBL) dipadukan dengan pendekatan STEM menjadi salah satu strategi inovatif untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, terutama kemampuan pemecahan masalah. Literatur menunjukkan bahwa media digital interaktif, seperti e-modul, flipbook, virtual laboratory, hingga platform evaluasi daring, mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman konsep siswa pada materi ekologi. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi media digital dan platform interaktif berbasis PBL-STEM dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran. Kajian ini menerapkan metode systematic literature review dengan menelaah artikel nasional maupun internasional relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Proses analisis melalui identifikasi artikel, penyaringan, penilaian kualitas, dan sintesis data. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif membandingkan skor pretest–posttest, menghitung nilai N-Gain, serta mengkaji validitas dan reliabilitas instrumen dari studi yang direview. Hasil telaah menunjukkan integrasi media digital dengan PBL-STEM tidak hanya mendukung pencapaian kognitif berupa penguasaan konsep ekologi, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan pengambilan keputusan kontekstual dengan isu lingkungan. Proses seleksi menghasilkan 23 artikel, dengan 5 artikel yang lolos kriteria inklusi untuk kemudian dilakukan analisis mendalam. Penelitian ini menunjukkan bahw penggunaan media digital berbasis PBL-STEM memberikan peningkatan skor rata-rata pretest siswa sebesar 45,2 menjadi 81,6 pada posttest, dengan nilai N-gain rata-rata 0,71 (kategori tinggi). Selain itu, instrumen yang dikembangkan memiliki validitas isi rata-rata 3,7 (kategori valid) dan reliabilitas 0,82 (kategori reliabel). Pemanfaatan media digital berbasis PBL-STEM sebagai strategi potensial untuk mengoptimalkan pembelajaran ekosistem serta menyiapkan generasi adaptif terhadap tantangan abad ke-21.