Analisis Kebutuhan Implementasi Model POGIL Berbasis Digital untuk Mengoptimalkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Ekosistem

Penulis

  • Fitria Nur Cahyati Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
  • Adisyahputra Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
  • Rizhal Hendi Ristanto Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia

Kata Kunci:

POGIL berbasis digital, berpikir kritis, Biologi SMA, Kurikulum Merdeka

Abstrak

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi penting bagi peserta didik untuk memahami konsep biologi secara mendalam dan menjawab tantangan abad ke-21. Berbagai kajian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik SMA masih tergolong rendah, terutama pada materi ekosistem yang menuntut kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan. Model Process-Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) dinilai berpotensi mengembangkan keterampilan tersebut melalui tahapan inkuiri terarah dan kerja kolaboratif dalam kelompok. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan implementasi model POGIL berbasis digital guna mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi ekosistem. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert berisi 27 pernyataan, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan skor rata-rata dan persentase setiap indikator. Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik dan guru memandang perlu inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan inkuiri dengan teknologi digital agar pembelajaran biologi lebih bermakna dan menantang. Hal ini tercermin dari 348 respons pada skor 4 (sangat setuju) dan 442 respons pada skor 3 (setuju), sedangkan skor 2 dan 1 berjumlah 129 dan 26 respons. Secara keseluruhan, 790 respons (83,6%) berada pada kategori setuju dan sangat setuju, yang mengindikasikan kebutuhan kuat terhadap pengembangan model POGIL digital-interaktif berorientasi penguatan keterampilan berpikir kritis dan kesiapan peserta didik menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21.

Diterbitkan

2026-01-06