Rumput Alang-Alang (Imperata cylindrica) Sebagai Biosorben Cr VI Limbah Pabrik Tahu
Kata Kunci:
Limbah, Tahu, Alang-alang, Biosorben, Cr VIAbstrak
Limbah tahu dapat mencemari lingkungan karena terdapat kandungan logam berat Cr VI. Logam berat ini sangat berbahaya apabila masuk kedalam tubuh karena dapat mengganggu saluran pencernaan, ginjal, hati, dan pernafasan sehingga dapat menyebabkan kanker paru-paru serta asma. Alternatif untuk mencegah pencemaran dapat menggunakan rumput Alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai biosorben logam berat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bahwa Alang-alang (Imperata cylindrica) dapat dijadikan sebagai biosorben Cr VI terhadap limbah pabrik tahu dan untuk mengetahui efektivitas Alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai biosorben Cr VI terhadap limbah pabrik tahu. Waktu penelitian ini ±3 bulan, mulai bulan Mei – Juli 2023. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Langkah-langkah eksperimen: pembuatan Alang-alang sebagai biosorben, uji coba pada sampel limbah pabrik tahu, dan uji AAS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Alang-alang dapat dijadikan sebagai biosorben logam berat Cr VI limbah pabrik tahu yang dapat dibuktikan pada perlakuan P3U3 rumput Alang-alang dapat menyerap logam berat Cr VI dengan rata rata sebanyak 0,6365 ppm. Hal ini karena Alang-alang mengandung gugus-gugus aktif seperti gugus karboksil.