Strategi Pengembangan Konten Digital dalam Mendukung Komunikasi dan Ekspresi pada Acara Dunia Anak TVRI Jawa Timur
Keywords:
Strategi Konten Digital, Komunikasi Anak, Digital MediaAbstract
Evolusi media digital telah menggeser pola anak-anak dalam belajar bahasa dan berinteraksi. Tinjauan literatur ini merangkum 21 artikel ilmiah mengenai dampak paparan platform seperti YouTube, TikTok, serta Instagram terhadap kemampuan linguistik anak-anak dari usia prasekolah hingga tingkat dasar. Temuan studi mengindikasikan bahwa berbagai bentuk video dan jejaring sosial mampu memperluas perbendaharaan kata, keterampilan lisan, serta cara anak mengekspresikan diri, mencakup kosakata lokal maupun asing. Kendati demikian, stimulasi ini turut membawa potensi ancaman terhadap struktur bahasa, tindakan, serta kecakapan pragmatis anak sebagai dampak dari penggunaan diksi yang keliru serta waktu layar yang berlebihan. Sarana audiovisual serta interaksi di media sosial terbukti menunjang perolehan bahasa asalkan mutu materi tetap terkontrol. Keterlibatan orang tua serta pendidik melalui pendampingan, dialog interaktif, dan pemahaman digital menjadi faktor penentu, dengan tetap mengawasi kerahasiaan data anak dalam fenomena sharenting. Di sisi lain, pengaturan bahan tayangan oleh stasiun penyiaran dan pembuat konten turut memengaruhi standar informasi yang dikonsumsi anak, sedangkan kegiatan seni seperti tari tradisional mampu membangun rasa percaya diri mereka.
