Pengembangan Strategi Konten Promosi dari Hard Selling ke Soft Selling pada TikTok Great Diponegoro Hotel
Keywords:
Strategi Konten Media sosial, Komunikasi Pemasaran, Hard Selling, Soft Selling, TiktokAbstract
Perkembangan media sosial mendorong industri perhotelan untuk mengembangkan
strategi promosi yang lebih sesuai dengan karakteristik audiens digital. Penelitian
ini bertujuan menganalisis pengembangan strategi konten promosi dari hard selling
menuju soft selling pada TikTok Great Diponegoro Hotel Surabaya, dengan fokus
pada perubahan cara penyampaian pesan promosi. Penelitian menggunakan
pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi konten TikTok,
dokumentasi, analisis content plan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa konten yang sebelumnya menonjolkan harga, fasilitas, dan ajakan reservasi
secara langsung dikembangkan menjadi konten berbasis storytelling, pengalaman,
serta rekomendasi destinasi dengan penerapan Delayed CTA. Data TikTok Studio
periode 26 Agustus–24 Oktober 2026 menunjukkan peningkatan total penonton
sebesar 32,6% dan penonton baru sebesar 158,6%. Meskipun peningkatan tersebut
tidak sepenuhnya disebabkan oleh perubahan strategi, pendekatan soft selling dapat
menjadi alternatif pengembangan komunikasi pemasaran hotel melalui TikTok.
