Pembelajaran Sastra Berbasis Coding Scratch untuk Mengembangkan Keterampilan Membaca dan Berbicara pada Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Tuti Marlina Universitas Negeri Surabaya
  • Wahyu Sukartiningsih Universitas Negeri Surabaya
  • Hendratno Hendratno Universitas Negeri Surabaya
  • Suryanti Suryanti Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Scratch Coding, Literary Literacy, Reading Skills, Speaking Skills, Elementary School

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) mendorong perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam pengembangan literasi dan keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca dan berbicara sastra siswa sekolah dasar melalui penerapan pembelajaran berbasis Coding Scratch. Penelitian dilakukan di MI Al Ichsan dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas V tahun pelajaran 2024/2025. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keterampilan membaca dan berbicara, catatan lapangan, wawancara, dan dokumentasi hasil karya digital siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca dan berbicara sastra setelah penerapan pembelajaran berbasis Coding Scratch. Rata-rata nilai keterampilan membaca meningkat dari 3,2 (kategori baik) pada siklus I menjadi 3,6 (kategori sangat baik) pada siklus II, sedangkan keterampilan berbicara meningkat dari 3,1 menjadi 3,5, dengan peningkatan keseluruhan sebesar 12,5%. Siswa menunjukkan perkembangan signifikan dalam aspek pelafalan, intonasi, pemahaman isi, kelancaran berbicara, dan kepercayaan diri. Selain peningkatan kemampuan berbahasa, pembelajaran berbasis Coding Scratch juga meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kreativitas siswa dalam mengapresiasi karya sastra. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan kontekstual, serta mengembangkan literasi sastra dan literasi digital secara bersamaan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi pembelajaran berbasis media digital di madrasah seperti MI Al Ichsan, guna mendukung penguasaan keterampilan abad ke-21 yang meliputi berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas.

Downloads

Published

2026-01-01

Issue

Section

Articles